My Nightmare [Part 11]

Standard

Author : Nisa Ayu Thayalisha Hadi (Nam Hyen Hyo)

Kiki Normalita (Choi Riechan)

Cast :

Nam Hyen Hyo

Cho Kyuhyun

Title : My Nightmare [Part 11]

Length : on going~

Genre : Romance, Fluff, Comedy

Rating : PG-13

Disclaimer : Kyuhyun dan Nam Hyen Hyo are belongs to God, and this Fan Fiction is belong to me kekekeke~ i own this plot ok?

Note : This is pure my imagination.

Credit Poster : cutepixie@darkreflection.so-pink.org

oh ya, itu posternya ganti, muka cewenya juga ganti ya? ya terserah deh kalian mau banyangin muka cewe yang dulu atau yang sekarang, tapi masukan muka cewe yang dulu kalau kata aku hehehe. sorry ya soalnya posternya baru jadi sih wkwk

Ini hanya sebuah FF. ga ada sekalipun terlintas di otakku untuk menjelek-jelekkan karakternya. aku ini ELF kok~ jadi kalau di cerita ini aku seperti menjelek-jelekkan SJ, itu hanya untuk memperdalam karakter main cast disini. maaf ya~ kekekee jangan tersinggung!

=============================================================

 

Preview

“Hey! Mengapa aku selalu merasa pernah melihatmu? Kepalaku selalu sakit jika mencoba untuk mengingat! Beritahu aku!”

“Ani! Aku seperti sudah lama mengenalmu!”

“Oh, begitu! Oh ya, tapi kenapa aku hanya tidak mengingatmu?”

“Benar juga, kenapa aku selalu merasa aneh ya saat berdekatan denganmu?”

“Chamkanman! Apakah kau pernah memarahiku seperti ini sebelumnya?”

“Aish… kepalaku jadi sakit! Tapi… kenapa aku merasa dekat sekali denganmu ya?”

Tidak Kyuhyun, kau tidak dekat denganku! Jangan katakan lagi. jangan membuatku berharap yang tidak-tidak!

“Kau…. aku pernah menciummu?!”

==============================================================================

“Mencium? Ya! Kau jangan ngaco!” elakku. Sebesar apapun aku berbohong dan berusaha untuk menyembunyikan semuanya sekarang, pasti wajahku tidak mendukung. Kyuhyun menatapku tajam, aku tau dia sedang mencari sebuah kebohongan di mataku. Dan seharusnya dalam sekejap saja dia sudah tau kalau sekarang aku berbohong.

Aku memalingkan wajahku demi menghindari tatapan Kyuhyun barusan. “Aa, aku tau sekarang!” aku berbalik badan dan melihat Kyuhyun yang sudah berdiri di dekat meja besarnya. Dia berjongkok mengambil tumpukan buku dan mengacungkannya dengan gembira di tangan kanannya “Sudah kuduga aku punya hubungan denganmu. Ya! Kenapa kau tidak bilang kalau kau pacarku huh?!” aku mengamati cover dari majalah itu dan memang disitu terpampang wajah Kyuhyun. Tetapi hanya Kyuhyun saja!

Kyuhyun mulai membuka halaman demi halaman dari majalah itu “Jangan berbohong lagi, aku sudah membaca majalah ini sejak kemarin bodoh! Dan aku tau kalau kau pacarku. Ya! Kau pasti pacar pura-puraku kan? Mana mungkin aku menyukai gadis sepertimu! Otakku kan masih waras” sindir Kyuhyun dan melempar majalah tadi ke arahku. Majalah itu jatuh tepat di depan kakiku. Aku memungut majalah itu dengan raut wajah sebal “Buka halaman 32” suruh Kyuhyun. Dengan cepat aku membuka halaman itu dan benar saja, 1 halaman itu membahas tentang hubunganku dengannya.

“Sudahlah! Lupakan saja. Sana pulang! Oh iya! Satu lagi, kau hanya pacar pura-puraku, hanya sebatas pura-pura. Kau mengerti?!” ujar Kyuhyun sambil berkacak pinggang. Kepalanya yang kini dibalut dengan perban, memancingku untuk menggeplak kepalanya sampai dia berhenti lupa ingatan lagi.

“Aku selalu mengerti Tuan Cho! Lagipula kau tidak ingat kan kalau dari dulu aku selalu menolak mentah-mentah tawaranmu untuk menjadi pacar pura-puramu? Kau yang memaksaku!” aku membela harga diriku di depan pria yang berwajah tampan dengan tinggi semampai dan hampir sempurna ini. Mana mungkin aku membiarkan harga diriku di injak-injak begitu saja di hadapannya.

“Tapi, apa benar aku pernah menciummu?”

“Tidak pernah!” sambarku langsung. Memori tentang ciumannya yang begitu lembut dan bermakna malam itu saat di apartemenku, membuat hatiku semakin sakit saat mengingatnya. Karna sejak saat itu lah sikap Kyuhyun berubah drastis terhadapku. Seolah dia tidak mengenalku lagi. Kau tau? Rasanya di campakkan oleh orang yang kita cintai ternyata jauh lebih buruk daripada harus dijatuhkan dari langit ke tujuh sampai daratan.

“Oh begitu, ya sudah! Sana pergi! Kenapa masih berdiri disitu? Bukankah sedari tadi aku sudah mengusirmu?!”

“YA! DARI TADI JUGA AKU SUDAH INGIN PERGI! TAPI KAU SELALU MENCEGAHKU DENGAN SEMUA PERTANYAAN BODOHMU!” teriakku kesal sambil melempar majalah tadi ke arah Kyuhyun dan mendarat dengan mulus tepat di atas kepala Kyuhyun. Tidak peduli dengan keadaan Kyuhyun yang tengah meronta kesakitan, aku langsung keluar kamar dan membanting pintunya. Kau tau? Aku bersumpah dia adalah orang paling menyebalkan di seantero dunia!

“Pria tengil, bodoh, menyebalkan! Aaahhh Kyuhyun gilaa!!!” teriakku sendiri saat baru saja berjalan berapa meter di halaman rumahnya. “Ya kau!” terdengar suara wanita yang cukup jelas ditangkap oleh telingaku. Aku mendongak dan mendapati Qiannie –mungkin dengan kacamata hitamnya. Dia berjalan ke arahku dengan perlahan. Rambutnya yang terurai panjang berterbangan terkena semilir angin. Aku mengernyitkan dahiku bingung, ada apa?

“Kau… bukankah kau Hyen Hyo? Pacar pura-pura Kyuhyun?” aku tidak menjawab, hanya menelengkan kepalaku sedikit ke kiri lalu melirik Qiannie dari ujung rambut sampai ke kaki dan kembali ke matanya.

“Perkenalkan, aku Victoria. Song Qian. Aku… pacar sesungguhnya Kyuhyun” Dia menjulurkan tangannya. Aku hanya meliriknya sebentar tanpa minat dan tersenyum sungging “Pacar sesungguhnya? Lalu? Apa urusannya denganku? Tidak ada bukan? Minggir!” aku menarik bahunya sampai dia terhuyung ke depan, dan dengan santai aku melaluinya dan meninggalkannya. Tidak ada gunanya berhadapan dengan wanita pendusta seperti itu. Sudah jelas-jelas Kyuhyun tidak memiliki kekasih, seenaknya saja dia ingin mengakui pangeranku sebagai pacar sungguhannya. Cih!

“Aaa, satu lagi! kalau Kyuhyun memang benar pacar sungguhanmu, tolong beritahu dia, kembalikan ciumanku!” Aku tersenyum sinis sembari melambaikan tanganku dan berbalik badan meninggalkannya.

“YA!” teriak Victoria kesal. Aku berlari sambil tertawa. Tertawa merasa puas bisa mengalahkan buaya busuk seperti dia!

TIN TIN

“Hyen-ah! Masuklah!” seru dari dalam mobilnya. Tanpa berfikir panjang, aku langsung masuk ke jok di sebelah kemudi, sebelah Jae Hyo. Seperti biasa, Tae Hyo duduk di belakang.

“Mau kemana kalian?” tanyaku.

“Mau mengantar Tae Hyo les piano” jawab Jae Hyo santai “MWOYA?! LES PIANO? TAE HYO?!” tanyaku kaget. Seorang pria jago beladiri dan setampan Tae Hyo yang terlihat sedikit cool padahal sembrono les piano?!?!?!

“Wae Hyen-ah?” tanya Tae Hyo sambil memajukan duduknya dan menyandarkan dagunya di jok tempat dudukku “Ani. Namja se-cool kau ternyata hatinya hello kitty” ledekku sambil tertawa. “Sial!” umpat Tae Hyo sambil menarik rambutku pelan. Aku masih terus tertawa membayangkan bagaimana gemulainya seorang Lee Tae Hyo saat sedang bermain piano.

***

“Kita akan kemana?” tanyaku bingung pada Jae Hyo saat Tae Hyo turun dari mobil dan masuk ke tempat lesnya “Selagi Tae Hyo les piano, bagaimana jika kita jalan-jalan saja ke taman kota? Pasti disana ramai!”

“Aih… Keurom.. Kajja” ucapku sambil berjalan mengikuti Jae Hyo dari belakang. Cuaca di Seoul cukup sejuk. Ya menurutku ini cukup sejuk.

“Hyen ah.. Kau mau ice cream?” Tanya Jae Hyo

“Ide bagus. Nampaknya pergi ke taman dengan memakan ice cream akan membuatku ceria” ucapku sambil tersenyum –palsu- menutupi kerisauanku ini.

“Kalau begitu, kau tunggu di sini, aku akan membeli ice cream dulu. Oke?” Tanya Jae Hyo. Aku menjawabnya dengan senyuman dan anggukkan, yah setidaknya aku harus berterima kasih dengan Jae Hyo karna telah mengajakku ke taman ini.

Aku termenung cukup lama di taman ini. Entahlah, fikiranku kosong. Maksudku aku tak dapat berfikir apapun dengan keadaan seperti ini. Semilir angin musim semi ini mungkin pertanda akan terjadi pergantian musim.

“Hyen.. Ini ice cream mu” ucap Jae Hyo tersenyum .

“Ah.. Gomawo Jae..” Ucapku

Kami memakan ice cream ini dengan keadaan cukup hening. Entah apa yang Jae Hyo fikirkan. Yang jelas kami hanya berkutat dengan dunia kami masing masing.

“Ah, ngomong ngomong, kenapa kamu tidak les piano seperti Tae Hyo?” Ucapku sambil berusaha memecahkan keheningan

“Ah.. Itu? Aku tidak begitu suka bermain musik, aku lebih suka melukis dan menjadi fotografer, bakatku dan bakatnya berbeda, yah kau juga bisa lihat sifat kami yang sudah berbeda kan?” Sebuah senyuman khas dari Jae Hyo berkembang, membuatku ikut tersenyum.

Sekali lagi angin berhembus, aku bisa merasakan angin itu menerpa wajahku dan menyapu anak rambutku. #hyen jd model sampo iklan

Ah.. Disaat seperti ini.. Aku….. Merindukan sosok cho kyuhyun……

Semilir angin semakin menerpa wajahku dan membuat anak anak rambutku beruntaian menerpa wajahku

“Hyen… Neo yeppeuni” ucap jae hyo seraya menyentuh pucuk kepalaku. Aku tersenyum singkat. Ahhh andai saja bukan Jae Hyo yang memperlakukanku seperti ini.. Tapi seseorang

“Kyuhyun hyung! Sedang apa kau di sini?” Teriak Jae Hyo. Aku langsung memutar cepat kepalaku.

“Ccho.. Kyuhyun!” Ucapku tergagap. Bagaimana bisa dia ke sini? Bahkan saat aku berharap dia ada di sini.

“Ah Kyu! Tunggu aku!” Ucap seseorang di belakang Kyuhyun. Aku tahu siapa sosok di balik suara itu.. Victoria song

“Ei… Rupanya pacarmu yang sebenarnya adalah Jae Hyo? Aish.. Ini semakin aneh” ucap Kyuhyun “Sedang apa kalian di sini?”

“Sedang apa? Memangnya hanya kau saja yang bisa pergi bersama pacarmu itu ke taman ini? Aku juga bisa tuan Cho! Ingat taman ini bukan milikmu! Ini tempat umum” ini ambigu. Sangat bertolak belakang dengan isi hatiku. Mungkin benar, virus cinta memang sudah meracuni hati, otak, dan lidahku ini. 3 organku ini bekerja tidak beraturan.

“Omo! Kau lagi! Kapan kau tak merusak hari hariku ini dengan Kyuhyun oppa?” Ucap Vic. Oh, dia berani rupanya

“Ya! Kau kira aku sudi mengikuti kalian ber dua hah?! Kau fikir aku ini gadis kurang kerjaan dan kurang ajar yang seenaknya merebut pacar orang dan ohh? Aku? Mengikuti Kyuhyun? Sampai lebaran monyet pun aku tak akan sudi!” Ucapku kesal.

“Ya! Jaga ucapanmu! Nam Hyen Hyo!” Bentak vic

“Bahkan sekalipun aku ini MANTAN PACAR PURA PURAMU ATAUPUN PACARMU YANG SESUNGGUHYA. Sungguh aku lebih sudi kau bersama Seohyun di banding dia” ucapku. Upss.. Aku kelewat batas.

Kening kyuhyun berkerut, aku tahu dia sedang berusaha mencerna kata-kata yang baru kuucapkan barusan.

“Hyen.. Sudahlah.. Cha, kita pergi” Ucap Jae Hyo menarik tanganku. aku tahu aku bicara kelewat batas. sudah ku bilang! 3 organ tubuhku ini bekerja, tetapi tidak bersinkronasi dengan benar!

“Andwae! Hyen, kita belum selesai!” ucap Kyuhyun menahan tanganku. Ah dia bukan menahan! tapi dia menarik tanganku.

“Memangnya ada hal penting apa lagi yang harus ku ucapkan tuan Kyuhyun?” ucapku sambil berusaha melepaskan tanganku.

“Setidaknya kita harus akhiri semua kepura puraan kita dengan indah hyen” ucapnya.

aku tercekat. Hatiku…. aku merasakan sesuatu menghujam hatiku dengan sangat dalam.

“Geurae! Memang nampaknya harus benar benar di akhiri” ucapku. Bibir bodoh! seenaknya saja berbicara.

****

“Cha.. Karna kita sudah tidak ada ikatan lagi, jadi Hyen, Gomawo. Apapun yang telah kau lakukan untukku, gomawo, geuraedo minhae kalau aku telah menyakitimu”

“Arraseo. Nado gomawo Kyuhyun-ssi. Setelah semua yang kita lewati.. Baik berpura pura ataupun tidak. Nado gomawo gurigo mianhae” ucapku. Tak ku sangka akan secepat ini. Secepat inikah berakirnya kisah kita Kyu? Nampaknya aku tak sanggup untuk melepaskannya.

“Jae Hyo! Jaga Hyen baik-baik, dan jangan pernah sakiti hatinya. Ini…. Aku hanya sekali mengucapkannya kepada kalian. Jaga hati kalian” ucap Kyuhyun. Aku terkisap. Baru kali ini Kyu berkata seperti ini.

“Hyen ah, Jae Yyo ya.. Na kanda.. Annyeong” kyuhyun melambaikan tangannya. Dia…. Merangkul pinggang viccy kesayangannya. Sedangkan aku ini hanya mampu melihatnya tanpa bisa melarang ataupun menghentikannya sedikitpun.

Cinta ini… Cinta yang hanya bisa ku rasakan sendiri… Tampa harus terbalaskan…

Cinta ini.. Tak dapat terlihat.. Tapi dapat kau rasakan dengan kesungguhan hati…

Hatiku ini telah diikat oleh dirimu.. Jadi jangan paksa aku untuk melepaskan ikatannya sekalipun kau melupakanku.. Biarkan aku menjaganya.. Biarkan aku melihatmu tersenyum senang dengan apapun yang kau lihat..

Saranghaeo cho kyuhyun…

TBC

20 responses »

  1. Pingback: My Nightmare Season II ♥♥Part 1♥♥ | FFindo

  2. Pingback: My Nightmare Season II ♥♥Part 1♥♥ « Nisa Ayu Thayalisha Hadi's

  3. Pingback: My Nightmare Season II ♥♥Part 1♥♥ « Nisa Ayu Thayalisha Hadi's

  4. Pingback: [FICLET] My Nightmare Season II : Hotel (Part 4) « Nisa Ayu Thayalisha Hadi's

  5. Pingback: My Nightmare Season II : Hotel | FFindo

  6. Mode ‘Galau’ on..
    Pas Sih Kyuhyun ngak ingat m Hyen..kasihan sih Hyen..makan hati(?)

    Untung aja Kyuppa ngak lpa m aq*PD tingkat akut(?)#biariinn#haha^,^

  7. kok gg ada kolom komentar.a di part 10 , jd aq gg bssa coment:/
    ini benran kyu amnesia , ini benran kyu bakal ngelepas hyen , ini bnera bakal berakhir kayak gni aja😥
    aaaa aq gg rela mereka berpisah😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s