[FICLET] You Have To Keep The Baby (Sequel of This is Your Fault)

Standard

Author : Nisa Ayu Thayalisha Hadi (Nam Hyen Hyo)

Cast :

Cho Kyuhyun

Nam Hyen Hyo

Title : [Ficlet] You Have To Keep The Baby [Sequel Of This Is Your Fault!]

Length : Ficlet

Genre : Romance

Rating : PG-16

Disclaimer : The casts are belong to God, and this Fan Fiction is belong to me kekekeke~ i own this plot ok?

Note : This is pure my imagination.

===============================================================

“Kau tidak usah pergi ke kantor, bisa? Istrimu sedang hamil, kau masih ingin meninggalkannya sendiri di rumah? Kau jahat, Cho Kyuhyun.” Hyen menggeplak lengan Kyuhyun lalu kembali ke dalam kamarnya. Meninggalkan Kyuhyun yang masih berdiri di depan pintu ruang tamu, memikirkan kata-kata istrinya itu. Jika sudah wanita itu yang meminta, apa dia bisa menolaknya? Tentu saja tidak!

Kyuhyun mengikuti arah jalan Hyen, masuk ke dalam kamarnya dan melemparkan kunci mobil yang sedari tadi telah di genggamnya. Menjatuhkannya tepat di sisi Hyen. Hyen mendelik puas lalu tersenyum lebar pada Kyuhyun. Mendekatinya dan berjinjit, demi meraih pipi suaminya lalu menciumnya.

“Kau baik sekali, suamiku” ujar Hyen lembut sambil menarik pergelangan tangan Kyuhyun. Menggiringnya sampai di ruang keluarga tengah. Menyuruhnya duduk di sofa depan televisi. Lalu perlahan-lahan kepalanya menyandar pada bahu Kyuhyun. Kyuhyun meraih pundak Hyen dengan mudah dan mengelusnya pelan sambil menikmati drama korea kesukaan istrinya. Dia hapal betul istrinya ini sangat menyukai drama ini, karna hanya ini satu-satunya acara yang dia lihat selama seharian penuh.

“Aku ingin mendengar suaramu, Kyu. Maukah kau menyanyikan sebuah lagu untukku?” Hyen mendongak. Kyuhyun menunduk. Mata mereka bertemu lalu keduanya saling tersenyum dan Kyuhyun mengangguk. Hyen kembali mengalihkan pandangannya ke depan tv, menikmati setiap alur cerita yang diperlihatkan. Sementara telinganya, dipasang baik-baik, mendengar setiap alunan merdu yang keluar dari mulut Kyuhyun dengan pelan dan sedikit berat.

“GEUMANHAJJA! (STOP!)” teriak Hyen sambil melepaskan rangkulan Kyuhyun di pundaknya lalu berjingkat sedikit menjauh dari Kyuhyun. “Wae?” tanya Kyuhyun bingung. Memberhentikan nyanyian yang tadinya sudah sangat Ia nikmati.

“Aku tidak mau mendengar suaramu!!! Sekarang, lebih baik kau pergi saja! Kerja saja! Sana, Sanaaaaa!!!” Hyen mendorong-dorong lengan Kyuhyun. Sementara pria itu hanya bergeming menatap Hyen kosong dan tidak percaya. Barusan….

“Kau siapa?” tanya Kyuhyun.

“Ini Nam Hyen Hyo lah bodoh!” jawab Hyen sambil melemparkan bantal-bantal sofa ke muka Kyuhyun. “Lalu yang tadi siapa?” tanya Kyuhyun dengan tampang bodohnya. Tangannya terus menangkis setiap bantal yang hampir jatuh mendapat di wajahnya.

“Ya Nam Hyen Hyo juga lah! Kau pikir ada siapa lagi di rumah ini selain kita berdua?”

“Tapi…”

“Tadi aku sedang mengidam, dan sekarang sudah tidak! Sekarang pergi! Sana kerja! Mencari nafkah! Suami dan calon ayah macam apa kau pagi-pagi begini masih berleha-leha di depan ruang tv? Waktu adalah uang! CEPAT! PPALI WA!”

“Aku baru tau, efek dari meladeni istri yang mengidam bisa membuatku sedikit gila seperti ini” dumel Kyuhyun sambil berkacak pinggang. Hyen ikut bangkit dan juga menaruh kedua tangannya di pinggang. Membentuk seperti apa yang sedang Kyuhyun lakukan. “PERGI! SEKARANG, CHO KYUHYUN!”

                                                                        ***

“Aku pulang” seru Kyuhyun sambil menjatuhkan dirinya di atas sofa ruang tamu. Hyen menongolkan kepalanya dari tembok, melihat Kyuhyun yang tengah memejamkan matanya. Mungkin karena lelah. Hyen kembali ke dapur, mengambil secangkir kopi hangat yang baru saja di buatnya ketika Ia mendengar suara mobil Kyuhyun terparkir di garasi. Ia membawa cangkir itu ke depan dan menempelkannya di pipi Kyuhyun. Membuat pria ini berjingkat terkaget-kaget sekaligus merasakan panas pada pipinya.

“Ya! Apa yang kau lakukan? Aish!” Kyuhyun mengusap-ngusap pipinya yang kepanasan. Hyen hanya bergeming melihat suaminya yang kelihatan lelah seperti itu. Ia jadi berpikir untuk beberapa bulan kedepan, saat bayinya lahir, siapa yang ingin mengurusnya seharian jikalau Kyuhyun selalu pulang malam dan selalu kelelahan lalu tertidur?

Jadi, aku yang harus mengurusnya seharian penuh tanpa campur tangan Kyuhyun? keluh Hyen Hyo dalam hati.

“Kau baik sekali membuatkanku kopi. Kau memang istri yang pengertian Hyen, sepertinya aku tidak salah memilihmu sebagai pendamping hidupku, huh?” Matanya melirik pada Hyen yang masih berdiri tepat di hadapannya sambil memicingkan matanya. “Kau marah lagi padaku? Atau masih marah?” tanya Kyuhyun polos, tidak bisa mendeskripsikan ekspresi apa yang sedang istrinya keluarkan ini.

“Aku sepertinya salah memilihmu sebagai suamiku! Aku baru ingat, jika kau pulang malam setiap hari seperti ini, lalu siapa yang akan mengurus bayi kita? Aku? Seharian penuh? Lebih baik aku mengirimnya ke panti asuhan kalau begitu!” Hyen membalikkan badannya, berniat masuk ke kamarnya dan tidak akan membiarkan Kyuhyun tidur di kamar. Tidak peduli dengan wajah lelah Kyuhyun beberapa menit sebelumnya. Persetan dengan Cho Kyuhyun.

Dengan sigap, Kyuhyun meraih lengan Hyen Hyo dan melingkarkan kedua tangannya di perut kecil yang belum terasa membesar milik istrinya. “Katanya kau senang memiliki bayi? Kau tidak akan membawanya ke panti asuhan. Aku percaya kau ini adalah ibu yang baik dan perhatian. Sejahat apapun seorang ibu, dia pasti tidak akan pernah tega membiarkan anaknya tumbuh dewasa di tempat mengerikan seperti itu” kata Kyuhyun. Lagi-lagi sambil berbisik dan menyusupkan kepalanya di sela-sela rambut Hyen Hyo. Hanya ini yang bisa Ia lakukan jika istrinya sudah marah.

“Tapi kau harus berjanji tidak akan pernah pulang malam, ara?!” Hyen meraih kepala belakang Kyuhyun dan mengusapnya pelan. Sementara Kyuhyun sudah menunjukkan senyum jahilnya di sela-sela rambut Hyen Hyo lalu mengangguk. Hanya ini satu-satunya cara terampuh untuk meredakan emosi istrinya.

“Sudah malam Kyu. Kau pasti lelah. Kau ingin mandi? Apa perlu aku siapkan air hangat untukmu?” Hyen melingkarkan kedua tangannya di leher Kyuhyun. Sementara Kyuhyun melingkarkan tangannya di pinggang Hyen Hyo. “Air hangat? Supaya aku merasa hangat, maksudmu?” tanya Kyuhyun “Dengan kita bersentuhan seperti ini saja sudah membuatku hangat, Hyen” sambung Kyuhyun membuat Hyen Hyo sedikit salah tingkah. Wajahnya memerah dan Ia hanya bisa tersenyum kaku di hadapan suaminya. Walaupun Kyuhyun sudah berstatus sebagai suaminya, tapi Jika Kyuhyun melontarkan kata-kata seperti itu, tetap saja Hyen selalu merasa salah tingkah dan tidak tahu harus melakukan apa.

5 months later…

“Perutmu sudah membesar, Hyen”

“Iya, dan itu menyebalkan! Aku jadi tidak bisa lagi memakai baju-baju kesayanganku!” dumel Hyen pada suaminya yang tengah mengambil minum di kulkas.

Kyuhyun menarik pergelangan tangan Hyen Hyo dan membawanya ke kamar. “Apa-apaan sih, Kyu? Aku sedang memasak!”

“Aku tidak ingin makan! Aku hanya ingin mendengarkan dan merasakan tendangan-tendangan dari bayi kita di perutmu. Tidurlah!” perintah Kyuhyun. Hyen Hyo hanya menurut dan tertidur. Kyuhyun ikut berbaring di samping Hyen Hyo dan menempelkan telinganya di perut Hyen Hyo yang sudah membesar. Sesekali Ia mengelus perut istrinya dengan sayang.

“Aku sudah menunggu lama untuk kedatanganmu! Cepatlah tumbuh dewasa dan jangan pernah kecewakan orang tuamu, arayo?” tanya Kyuhyun pada perut Hyen Hyo.

“Dasar orang bodoh, mana mungkin dia mendengar”

“Dia memang tidak mendengar, tapi Tuhan mendengar. Semoga saja Tuhan mengabulkan permintaanku” jawab Kyuhyun sambil tersenyum dan mencium kening Hyen Hyo. “Aku mencintaimu, dan juga calon anakku”

“Aku tidak mencintaimu. Aku membencimu. Kau mengkhianatiku Tuan Cho Kyuhyun. Dulu kau selalu bilang bahwa kau mencintaiku dan hanya akan mencintaiku. Tapi sekarang, kau bilang bahwa kau mencintaiku dan juga mencintai calon anakku! Aku tidak mau kau membagi-bagi cintamu dengan seenak hati tanpa persetujuanku! Kau hanya boleh menyayangi anakmu. Tapi kau harus menyukai, mencintai dan menyayangiku! Hidupmu, aku yang mengatur! Kau mengerti?!” ceramah Hyen Hyo panjang lebar dan hanya diikuti oleh senyuman manis Kyuhyun.

“Hei bodoh, jangan pernah pasang senyum seperti itu dihadapanku ketika aku sedang memarahimu!” jengkel Hyen Hyo. Kyuhyun bukannya diam malah semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Hyen Hyo. Dan dalam hitungan detik, bibir mereka bertemu.

“Aw” teriak Hyen di sela-sela ciuman mereka. Kyuhyun melepaskan bibirnya dari bibir Hyen. Lalu menatap intens wajah Hyen dengan wajah penuh penyesalan “Aku terlalu napsu melumat bibirmu ya? Atau aku tidak sengaja menggigir bibirmu? Sakit?”

“Bukan kau bodoh! Tapi anakmu! Dia menendang perutku! Lihat, masih 6 bulan saja dia sudah nakal seperti ini!”

8 months later….

Kyuhyun menepak-nepakkan kepala belakang anak lelakinya dengan sayang sampai Ia tertidur. Berkali-kali Ia menghela nafas. Ternyata mengurus anak tidak semenyenangkan yang Ia bayangkan. Mengurus anak membuatnya lelah. Ditambah dengan istrinya yang tidak ingin di ajak repot.

“Cho Kyuhyun!!!!!!!” Teriak Hyen Hyo dari dapur. Kyuhyun segera menaruh anaknya dengan pelan di atas kasur agar tidak terbangun lalu beranjak pergi meninggalkan anaknya sendiri dan menghampiri Hyen. “Diam! Dia sedang tidur! Aku tidak mau dia terbangun!” bisik Kyuhyun. Hyen hanya mencibirkan bibirnya sambil mengacungkan spatula yang tengah dipegangnya.

“Ada apa?!” tanya Kyuhyun.

“Aku hanya ingin kau menemaniku disini. Bukan hanya menemani anakku. Perhatianmu sudah terbagi, aku jadi sedikit kesal” ujar Hyen sambil melanjutkan masaknya dan menaruh sedikit bumbu di masakannya. Kyuhyun menyandarkan tubuhnya pada tembok karena merasa lelah telah menidurkan anaknya. Menidurkan bayi juga tidak semudah yang Ia bayangkan.

“Kau selalu mengatakan ini setiap hari! Aku bosan mendengarnya” keluh Kyuhyun sambil memejamkan matanya. Tubuhnya masih bersandar pada dinding tembok. Hyen menghampirinya lalu menarik kerah kaos Kyuhyun, membuat badan mereka mau tidak mau menempel. “Aku rindu kau memperlakukan aku seperti ini” dan sedetik kemudian Hyen melepaskan cengkeramannya di kerah Kyuhyun. Mendorong Kyuhyun hingga punggungnya membentur dinding dengan lumayan keras. Membuat Kyuhyun sedikit merintih kesakitan.

“Kembali ke kamarmu sana! Urusi saja anakmu!” jutek Hyen Hyo tidak peduli dengan rintihan Kyuhyun. Bukannya pergi, Kyuhyun malah melangkah maju dan siap-siap mengeluarkan jurus andalannya. Kali ini, Hyen mengikat rambutnya, Kyuhyun jadi tidak bisa menyusupkan kepalanya di sela-sela rambut istrinya.

“hmp.. Cho Kyu!” Kyuhyun menciumi leher Hyen Hyo. Bahkan sekali-kali menghisapnya. “Kau mau ini kan? Aku mengerti” jawab Kyuhyun. Tangannya bergerak maju untuk mematikan kompor dan membawa Hyen masuk ke dalam kamar. Ia menghempaskan tubuh Hyen di kasur dan menindihnya.  Mata Hyen melirik pada box bayi yang ada di samping kasurnya. Ia tertidur. Sedikit merasa lega.

Kyuhyun melepaskan ikatan rambut Hyen dan wajahnya Ia telungkupkan di samping leher Hyen Hyo, menghirup dalam-dalam aroma rambutnya yang menggiurkan. Hidungnya menempel pada pipi Hyen. Kedua tangannya Ia gunakan untuk memegangi kepala istrinya. Tapi kini satu tangannya sudah beranjak masuk ke dalam kaos lengan pendek yang Hyen gunakan.

Sesekali Hyen mengeluarkan suaranya, begitupun dengan Kyuhyun yang terus menerus bernafas dengan berat sehingga terdengar sedikit keras. Hyen melingkarkan tangannya di leher Kyu dan mengacak-acakkan rambutnya. Sesekali menekan kepala Kyu agar hidungnya dapat menyentuh pipinya lebih dalam.

Tangan Kyu mulai aktif hingga menyusup pada bagian belakang tubuh Hyen. Mencarinya lalu melepaskan kaitannya. Baru saja Kyuhyun hendak melumat bibir Hyen, tiba-tiba anak mereka terbangun dan menangis.

Kyuhyun terlihat frustasi, begitupun dengan Hyen. Ia langsung bangkit dan mengaitkan kembali bra-nya yang telah dilepas oleh Kyuhyun.

“Sial!” umpat Kyuhyun.

“Urusi saja anakmu! Jangan harap kau bisa menyentuhku lagi, Cho Kyuhyun!”

END

Sorry…………………… Sorry banget atas keterlambatan Ficlet ini! Aku masuk2 langsung banyak tugas + ulangan. Maaf banget ya! Apalagi pertengah februari nanti aku udah Ujian Kenaikan Kelas nih, jadi lagi sibuk bgt sama tugas-tugas dan materi yang dipercepat proses belajarnya. Bikin aku bingung kalau aku ga belajar sendiri.

Ini mohon maaf ya kalau jelek. Aku bikin ngebut-sengebut-ngebutnya di sela-sela waktu yang aku curi-curi pas lagi sakit. Hari ini aku sakit loooh, sampe ga masuk sekolah T_T

Ficlet ini aku bikin kurang dari 1 jam, jadi mohon maaf kalau kurang memuaskan.

Keep RCL! Gomawo

51 responses »

  1. bwahahahaha ngakak sumpah. gw baru tau ada cewek kayak hyen. masa ada ibu jealous sama anaknya? ada. hyen tuh bwahahahaha

  2. Astaga itu ibu macam apa serem amat, cemburu sm anak sendiri, dikit2 mo dititipin dipanti asuhan.
    Untung dah end jadi sekian aja deh kyu penderitaanmu.
    Lagi2 baca d ffindo commentnya d sini.

  3. wah ini sedikit nc ya, jd mupeng.. Loh? Wakakakakakak si hyen agak nyebelin, knp dia cemburu sama anak sendiri sih?! Kan kesian si kyu..yahh ini yg terakhir ya?😦 padahal mau lagi

    • wah dasar nih reader yg satu ini kayanya rada-rada demen nih sama NC hahahhaa
      Abis dia terlalu cinta sama Kyu sih :p mau lagi? hahaha tunggu aja! Entar aku bikin cerita ficlet bersambung kaya gini lagi deeeeh. Tapi gak janji yaaa hehehe

  4. ngakak lg dah bacanya…
    disini koq kyu kasian banget ya…
    si hyenhyo nih tll sadis.. ama anak ndiri jg.. ckckck…
    kyu hrs pintar2 nih bagi perhatiannya.. hahha

  5. Pingback: My Nightmare Season II ♥♥Part 1♥♥ | FFindo

  6. Pingback: My Nightmare Season II ♥♥Part 1♥♥ « Nisa Ayu Thayalisha Hadi's

  7. dasar Hyen!!! kali ini km emg aneh bgt yah?? yg ada mah ibuny yg ngurus anak, bkn bapaknya kaleee.. wkwkwk, skrg Kyu yg sengsara krn Hyen mrh lagi.. ksian kau oppa.

    • Hahahahaha lucu kan ffnya^^ disini Hyennya aneh banget kan😀 hahaha unnie, kalau maungebayangin Hyen itu janagn aku >< karena emang bukan aku. Hyen Hyo itu yang meraninnya ulzzang Do Hwe Ji hahaha

  8. halo nisa, aku Galuh. 96 line. salam kenal🙂
    aku reader baru sih, trs nemu library-nya, trs buka ff ini, jadi aku baru baca ff kamu yg ini. jadi aku izin ubek2 ff yg lain di library blog ini ya haha
    aku udah baca yg part2 sebelumnya tapi baru comment di part ini, huhu mianhae~
    dan itu si nam hyen kenapa bgitu bgt sama anaknya –”
    boleh minta pw yg untitled ga?

    • Halooo😀
      Hehhe iya iya boleh cari yg lain, tp library ku ga lengkap, nanti aku beresin dulu deh🙂

      Wah untitled itu curhatan aku pas lg galau sama pacar -_- bukan ep ep

  9. kyu pertanyaan ya aneh bngt masa -___- nama ya jga lg hamil ya psti perut ya besar. kalau pun ada yg gk hamil tp perut ya besar namanya buncit Lemak wkwkwk.,l

    ya udh la kyu syukuri udh punya anak. hahaha…
    asik kan punya anak kyu bhahaha.,
    selamat mengurus anak ya tuan cho♥♥♥♥

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s