My Nightmare Season II ♥♥Part 1♥♥

Standard

Author : Nisa Ayu Thayalisha Hadi (Nam Hyen Hyo)

Poster : @sofiyyaaa

Cast :

Nam Hyen Hyo

Cho Kyuhyun

Title : My Nightmare 2 Part 1

Length : on going~

Genre : Romance

Rating : PG-13

Disclaimer : Kyuhyun dan Nam Hyen Hyo are belongs to God, and this Fan Fiction is belong to me kekekeke~ i own this plot ok?

Note : This is pure my imagination.

BACA DULU : Season I : Prolog | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 9 (Kyu Version)  | 10 | 11 | 12 (Ending) | SEASON IIPROLOG

=============================================================

“Aku serius bodoh!” seru Kyuhyun mencoba meyakinkan wanita di hadapannya yang tengah tertawa terbahak-bahak akan kalimat Kyuhyun beberapa detik yang lalu. Sesekali dia memegangi perutnya yang terasa mulas karena terlalu kencang dan lama tertawa. “Hahahaha, kau konyol Tuan Kyu” ujarnya di sela-sela tawa. Kyuhyun hanya bisa menghela nafas berat kemudian memutar bola matanya dan beranjak pergi dari hadapannya. Tidak peduli dengan wanita yang kini tengah menertawakannya tanpa henti.

“Ya! Chamkanman!!” Hyen berusaha mengejar langkah Kyu yang besar dan cepat.

“Ige mwoya? Kebiasaan buruk! Kau selalu saja menganggapku sedang bercanda disaat aku serius. Dan selalu menganggapku serius disaat aku bercanda. Aku lelah bersabar Hyen-ah. Kau tidak pernah sekalipun bisa membedakan mata yang serius dan mana yang tidak. Aku heran, kau ini sebenarnya 23 tahun atau 23 bulan?” sinis Kyuhyun sambil terus berjalan. Hyen hanya mengikuti Kyuhyun dari belakang sambil tersenyum-senyum senang. Pipinya menggembung dan memperlihatkan warna merah merona yang muncul akibat perkataan Kyuhyun beberapa menit lalu saat di depan toko kaset game langganan Kyuhyun tadi.

Kyuhyun memakai masker dan kacamata hitamnya. Walaupun Super Junior sudah vacuum dari 6 bulan yang lalu, yang namanya fans, tetap fans. Tidak peduli dengan artis idola mereka sedang vacuum atau tidak. Persetan dengan itu. Disaat artis idola mereka lewat di hadapan mereka, mereka pasti akan langsung ‘menyantapnya’.

“Kau marah padaku huh?” Hyen menyikut lengan Kyuhyun dari belakang menggunakan lengannya. Tangannya Ia gunakan untuk memegang selempangan tasnya. Kyuhyun menoleh sebentar dan kembali melanjutkan jalannya dengan sedikit lebih cepat. Sebenarnya bukan karna ingin menghindari wanita di belakangnya yang tengah membuatnya kesal setengah mati, tapi untuk menghindari kesadaran yang akan datang lebih cepat dari para wanita yang tengah berada di sekitarnya. Tentu saja untuk satu wanita yang tengah mengikuti jalannya ini adalah pengecualian.

“Aku akan meneriaki namamu kalau kau marah padaku. Agar kau menjadi santapan para fans-fansmu yang anarkis. Kau mau huh?” bisik Hyen. Ia hampir tersandung dan sedikit memekik karna kesusahan untuk berjalan dengan langkah jinjit dan cepat demi mendekati bibirnya dengan telinga Kyuhyun. Ia menyadari bahwa tingginya jauh dibawah Kyuhyun.

Tanpa menoleh, Kyuhyun melayangkan tangannya kebelakang melewati kepala Hyen. Dan saat kepalanya sudah mengenai belakang kepala wanita tersebut, Ia menarik kepala itu ke depan dan membekapnya dengan satu lengan. Dengan sedikit menunduk, Ia berbisik “Berani-beraninya kau meneriaki namaku, tidak akan segan-segan aku melumat habis bibirmu, jagiya” pernyataan yang terlontar dari mulutnya membuat wanita yang kini berada di dekapannya merasa merinding. Selang beberapa detik dalam diam, mereka berdua kembali berjalan dengan tangan kanan Kyuhyun yang merangkul bahu Hyen Hyo.

                                                                        ***

Kyuhyun duduk di atas sofa sambil menyandar. Tangannya Ia taruh di belakang kepala Hyen. Jari-jarinya tidak lupa untuk memainkan rambut wanita yang akan menjadi pengantinnya beberapa hari lagi. “Kita menikah berapa hari lagi?” tanya Kyuhyun hanya sekedar mengetest keseriusan Hyen.

“Nae molla. Kita akan menikah tanggal berapa saja aku tidak tahu. Ah, jangankan itu, hari ini tanggal berapa saja aku tidak tahu” jawab Hyen Hyo sambil menyandarkan punggungnya. Punggungnya tertahan karena ada tangan Kyuhyun melintang disana. Sigap, Hyen menaikkan tangan Kyuhyun yang menghalangi punggungnya dan menaruhnya di sekitar bahu.

“Kau serius tidak tahu kapan kita menikah? Aku juga melupakannya! Jadi, bagaimana jika kita batal menikah saja?” gurau Kyuhyun. Jujur, di dalam dirinya, emosi sudah berkobar-kobar seperti si jago merah yang melahap satu rumah penuh bensin.

“Aku mengingatnya bodoh. Kita menikah 6 hari lagi. Kau puas huh?”

“Tuan, Nyonya. Ini gaun yang kalian pesan” seorang ibu-ibu setengah baya menghampiri Kyuhyun dan Hyen Hyo yang tengah saling menatap dengan tajam satu sama lain. Gaun berwarna putih bersih yang sangat elegan kini ditatap mereka berdua dengan penuh kekaguman.

“Indah bukan?” tanya Kyuhyun. Tentu saja Kyuhyun yang memilihkannya. Hyen sama sekali tidak suka dengan gaun pengantin, membuatnya ribet saja saat harus berjalan. Lagipula, gaun ini hanya akan dipakai satu tahun seumur hidup, tetapi harganya melambung tinggi. Pikir Hyen Hyo.

“Seindah paras wanita yang akan memakainya, iya” jawab Hyen Hyo disusul dengan elusan lembut di bagian atas kepalanya. Tangan siapa lagi kalau bukan tangan Cho Kyuhyun?

“Ya sudah kalau gaun ini yang akan dipakai aku 6 hari kemudian, beli saja. Ayo kita makan Kyu, aku sudah lapar” Hyen menarik lengan Kyu meninggalkan wanita setengah baya yang kini tengah merasa tidak percaya dengan sikap cuek Hyen.

“Kau tidak ingin mencobanya dulu?”

“Tidak usah. Untuk apa aku mencobanya? Membuatku semakin ribet saja! Sudahlah ayo aku ingin makan!” paksa Hyen Hyo. “Ya! Bodoh! Kau harus mencobanya dulu!” Kyuhyun mencubit pipi Hyen Hyo keras, membuat Hyen meringis kesakitan sambil mengaduh.

“Kalau kau tidak mau mencobanya, akan aku cubit pipimu yang satu lagi!” Hyen mencibirkan bibirnya dan dengan sengaja menginjak kaki Kyuhyun dengan keras. “Dasar Cho Kyuhyun menyebalkan!” umpat Hyen Hyo sambil membawa masuk gaun yang akan dicobanya bersama wanita setengah baya tadi.

“Aish! Ini sempit, ahjumma!” protes Hyen Hyo saat merasakan sempit dibagian dadanya. Setelah dilihat dengan seksama, mengapa gaun ini terlihat semakin mengecil dibagian dada?

“Tidak apa-apa, ini tidak sempit kok. Badanmu pas berada di gaun ini. Cocok sekali”

“Sesak!!” marah Hyen Hyo sambil melihat ke kaca. Badannya sudah terbalut dengan gaun indah yang dibeli Kyuhyun berdollar-dollar. Disekitar dadanya ada sedikit tambahan kain berwarna perak dan kain ini pun terpampang jelas pada bagian bawah dadanya yang melingkar di perutnya. Lalu, bagian bawah gaun tersebut menjuntai sampai kelantai.

“Kau ingin calon suamimu melihatmu sekarang?” Hyen langsung menahan lengan ahjumma tersebut sambil memohon, “Jangan ahjumma. Cukup! Lebih baik kau bantu aku melepaskan gaun ini. SESAK!! Kau lihat? Dadaku terlalu terbuka. Dia itu mesum!! Nanti dia nafsu melihatku!”

“Tapi calon suamimu harus melihatnya dulu. Bagaimanapun juga dia harus menyetujuinya” tanpa menghiraukan perkataan Hyen lagi, ahjumma tersebut keluar dan memanggil Kyuhyun untuk mengikutinya sambil tersenyum. Hyen mencari-cari tempat dimana Ia dapat bersembunyi. Hordeng yang menjadi penglihatan pertamanya. Ia langsung saja berlari ke arah hordeng tersebut dan bersembunyi dibaliknya.

“Dimana dia?” tanya Kyuhyun bingung saat melihat ruangan kosong tanpa seorang pun.

“Tadi dia disini” jawab ahjumma ikutan bingung. Kyuhyun mengedarkan seluruh pandangannya pada penjuru ruangan dan wajahnya menampilkan senyum licik saat matanya melihat ke arah bawah hordeng. Jelas disitu kaki telanjang Hyen terlihat.

“Kau cukup bodoh” seru Kyuhyun pelan. Sang ahjumma lantas menengok ke arah Kyuhyun dan berkata “Kau mengatakan aku bodoh?” marahnya tidak terima.

“Bukan kau, ahjumma. Tapi calon istriku”

Dari balik hordeng, Hyen memainkan kakinya dan menggigit bibir bawahnya. Merasa takut apabila tiba-tiba Kyuhyun mengetahui tempat persembunyiannya dan melihatnya memakai gaun putih bersih yang sesak ini. Dan tentunya terlalu mengekspos bagian dadanya.

“Sedang apa kau disini?” Kyuhyun menarik hordengnya dengan cepat. Hyen menatap Kyuhyun sekilas lalu tertunduk. Alih-alih menjauhi Kyuhyun, Hyen malah memeluk Kyuhyun erat. Hal ini tentu saja agar Kyuhyun tidak bisa melihat Hyen menggunakan gaun pengantin dengan jelas.

“Wae?” tanya Kyuhyun bingung.

Hyen menarik pundak Kyuhyun agar telinganya dapat sejajar dengan bibirnya kemudian membisikkan sesuatu “Gaunnya sesak, Kyunnie” rengek Hyen manja sambil memeluk bagian sekitar leher Kyuhyun. Kyuhyun tertawa terbahak-bahak. Volume suara Kyuhyun berbanding lurus dengan eratan pelukan Hyen di lehernya. Semakin Kyuhyun menaikkan volume tertawanya, maka dengan sangat erat pula Hyen memeluk leher Kyuhyun sampai Ia merintih meminta untuk dilepaskan.

“Lepas Hyen-ah, Aku tidak bisa bernafas!”

“Aku juga bodoh! Gaun ini sesak!” rajam Hyen Hyo masih posisi seperti tadi. Karena kelelahan dengan posisi yang setengah menunduk, akhirnya Kyuhyun melepaskan pelukan—lebih tepatnya cekikan—Hyen dilehernya.

“Kalian pasangan yang serasi ya! Lucu juga. Aku baru pertama kali melihat pasangan pelangganku seperti ini. Apakah ini dipengaruhi oleh faktor usia??”

“Faktor usia katamu, ahjumma? Kau tidak tahu saja pria ini sudah tua!” kata Hyen Hyo sambil menunjuk wajah Kyuhyun.

“Oh ya, memang berapa umur kalian?”

“Dia sudah 24 tahun!!” seru Hyen Hyo penuh penekanan, tidak ingin kalah, Kyuhyun juga angkat bicara “Dan dia bulan depan akan 24 tahun!” alih-alih mengiyakan, ahjumma tersebut malah tertawa sambil memegangi perutnya.

“Keluar sana! Aku ingin lepas gaun ini!!!” Ujar Hyen Hyo sambil mendorong punggung Kyuhyun, menggiringnya untuk keluar ruangan.

“Karena ahjumma itu masih sibuk tertawa, bagaimana jika aku saja yang membantumu melepaskan gaun, hm?” bisik Kyuhyun di telinga Hyen Hyo. Sukses, sebuah sepatu mendarat di kepala Kyuhyun dengan mulus.

“Keluar kau Cho Kyuhyun!!!” bentak Hyen Hyo sambil melempari Kyuhyun dengan sepatu yang dikenakannya.

“Aish, sial!” umpat Kyuhyun karena merasakan sakit di bagian punggungnya.

                                                                        ***

Hyen membolak-balikkan buku menu yang ada di meja. Tidak minat dengan semua menu yang ada di dalamnya. Sementara Kyuhyun, Ia sudah menatap Hyen bosan yang sedari tadi hanya membolak-balikkan buku menu tanpa mengucapkan satu patah katapun. “Kau sedang tidak ingin makan? Baguslah. Biar aku saja yang makan, kalau kau banyak makan, nanti gaun pengantinmu tidak muat” seru Kyuhyun sambil melambaikan tangannya memanggil pelayan dan menyebutkan menu pesanannya. Hyen menyandarkan punggungnya pada tumpuan kursi, melipat tangannya di dada dan mengerucutkan bibirnya. “Kau benar-benar ingin menyiksaku dengan membuatku tidak makan-makan, huh?” tanya Hyen kesal.

Kyuhyun mengangkat satu alisnya bingung, “Bukankah kau sendiri yang tidak ingin memesan makanan apapun?” tanya Kyuhyun. Hyen mendecakkan lidahnya, tidak mengerti dengan jalan pikiran Kyuhyun. Mungkin Ia belum berhasil. Hyen bukan tidak ingin memakan makanan apapun, Ia hanya ingin berlaku romantis dengan makan sepiring berdua atau setidaknya saat Kyuhyun melihat sikap Hyen yang tidak ingin memakan apapun, pria ini bisa memesankan makanan yang sama dengannya. Tapi nyatanya tidak.

“Kita memang bukan pasangan romantis seperti pada umumnya, Kyu” rajam Hyen penuh penekanan pada setiap katanya. “Memang. Karena kita selalu bisa jauh lebih romantis daripada pasangan-pasangan lain, bukankah begitu?” Kyuhyun menunjukkan senyum tiga jarinya dan memajukan kursi yang Ia duduki.

“Yang kau katakan berbanding terbalik bodoh!” belum sempat Kyuhyun menjawab kata-kata Hyen barusan, seorang pelayan mengantarkan pesanan Kyuhyun. Hanya satu piring besar spaghetti bolognese dengan tambahan keju. Hyen menatap Kyuhyun tajam dengan matanya yang Ia picingkan. Kyuhyun yang mengerti akan tatapan wanita di hadapannya ini hanya bisa tersenyum sembari melilitkan beberapa lembar mie di dalam garpunya. “Kau mau? Kita bisa makan bersama!” Kyuhyun menyodorkan spaghetti pertamanya pada Hyen dan langsung di lahapnya. “Euuhh.. Kau membuat sausnya mengotori sekitar bibirku!” protes Hyen sambil mengambil tissue dan mengelap seluruh bagian bibirnya. Kyuhyun melahap satu sendok garpu penuh lilitan spaghetti kesukaannya. Tanpa ada rasa jijik, Ia mengambil satu helai mie tersebut dan menaruh ujungnya di bibirnya, ujung satunya Ia tawarkan pada Hyen. Namun ekspresi yang ditimbulkan oleh wanita di hadapannya ini hanyalah ekspresi jijik yang tidak dapat di percaya. “Kau mau apa?”

“Membuat nyata kata-kataku tadi, bahwa kita bisa jauh lebih romantis daripada pasangan lain”

Kyuhyun memakan spaghetti satu helai yang menghubungkan bibirnya dengan bibir Hyen. Sementara Kyuhyun terus bergerak maju, Hyen hanya diam di tempat dengan raut wajah bingung. Jarak bibir mereka hanya tinggal beberapa inchi saja. Dan dengan hitungan sepersekian detik, Kyuhyun sudah melumat bibir Hyen dan menyapu saus-saus yang tersisa di sekitar bibir wanita tersebut.

Salah tingkah, Hyen menoleh pada keadaan sekitarnya, hanya sedikit pengunjung. Itupun mereka sibuk dengan urusan mereka masing-masing.

“CHO KYUHYUN!” sebuah sendok berhasil mendarat dengan mulus di jidat Kyuhyun yang tertutupi poninya. Hyen menatap Kyuhyun garang dan mengalihkan wajahnya dari tatapan mata Kyuhyun. “Tch! Kau memang bukan tipe orang yang mudah untuk bersyukur!” kesal Kyuhyun.

“Memang! Lalu kenapa? Kau keberatan? Yasudah!” Hyen segera bangkit dari kursinya dan meninggalkan Kyuhyun. Saat dirinya sudah berada beberapa langkah di belakang kursi Kyuhyun. Ia kembali lagi dan berdiri tepat di belakang kursi Kyuhyun. Sedikit membungkukkan badannya agar dapat menyetarakan wajahnya dengan telinga Kyuhyun. “Saranghae” bisiknya kemudian melanjutkan langkahnya untuk pergi meninggalkan Kyuhyun. Ani, wanita ini tidak pergi. Dia hanya keluar dari restaurant tersebut dan akan menunggu Kyuhyun di dalam mobilnya. Mana mungkin Ia berani meninggalkan seorang pria yang sangat dicintainya. Bahkan jika dia disejutakan oleh pria ini pun, dia masih akan tetap menerima. Karena apa? Karena pria ini adalah dunianya.

                                                                        ***

“Hyen, menurutmu aku beli yang ini saja, atau yang ini?” Kyuhyun mengacungkan kedua kaset game sambil melihatinya bingung. Hyen memutar bola matanya dan bibirnya mengerucut lalu berjalan mendahului Kyuhyun. “Yang ini” kata Hyen memilih asal kaset game yang sama sekali bukan pilihan Kyuhyun.

“Ah aku lupa. Kau kan tidak mengerti tentang game. Kau pasti tidak bisa aku ajak tanding. Karena sebentar lagi kita akan menikah dan aku akan lebih sering menghabiskan waktuku di rumah bersamamu, bagaimana jika kita main game saja?” Kyuhyun mengambil kaset game pilihan Hyen Hyo dan juga dua kaset game yang menjadi pilihannya lalu membawanya ke kasir. Membeli semuanya. Tidak lupa, Kyuhyun juga membeli stick ps yang baru dan peralatan game lainnya yang terbaru. Tentu saja ini bukan untuk Hyen. “Kau membeli ini semua untukku?” tanya Hyen bingung.

“Bukan. Ini untukku. Kau pakai punyaku yang lama saja” jawab Kyuhyun santai sambil mengeluarkan beberapa lembar won dari dompetnya.

“Mwoya? Aku pakai barang bekas?”

“Sudahlah, kau ini belagu sekali! Dasar yeoja jelek!” Kyuhyun mengambil plastik berisikan kaset game yang baru saja dibelinya dan menarik tangan Hyen untuk segera keluar. Hyen menghembuskan nafasnya berkali-kali. Baru kali ini ada orang yang ingin mengajaknya bermain game. Seumur hidup, Ia sama sekali tidak pernah bermain game. Ia jadi sangsi untuk menikah dengan Kyuhyun, walaupun Ia sangat mencintai Kyuhyun, tapi apakah dengan menikah dengannya tidak membuat hidup Hyen menjadi semakin garing? Atau malah menyenangkan?

                                                                        ***

“Hari ini tidak bisa!” Hyen berjalan mondar-mandir di sekitar dapur apartemennya. Telinganya sibuk fokus pada suara Kyuhyun diseberang sana melalui telpon.

“Iya, aku tau. Tapi hari ini aku kan harus melatih anak-anak Tae Kwon Do. Kau tidak boleh melupakan kewajibanku sebagai pelatih mereka!”

“Ne!” teriak Hyen Hyo kesal. Sambil menunggu Kyuhyun yang akan segera datang ke apartemennya, Ia mulai merapihkan segala barang-barang yang mungkin akan Ia bawa seluruhnya pada rumah baru mereka beberapa hari kemudian saat mereka menikah. Pernikahan mereka akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Walaupun yang akan menjadi wali Hyen di pernikahan ini adalah Donghae, tapi Hyen merasa senang. Setidaknya, orang tua Kyuhyun sudah mau menerima Hyen apa adanya.

“Ini pacarmu noona?” tanya pria kecil yang sudah lama menjadi murid Hyen Hyo. Ia menendang bagian perut anak kecil itu yang sudah lengkap dengan alat pengamannya, dan dengan sigap anak itu membalas tendangan kaki Hyen. Bukannya marah, Hyen malah tersenyum. Ini sudah menjadi kebiasaan bagi mereka, bahkan ini juga menjadi salah satu tes dari Hyen Hyo apakah mereka sudah menyerap ilmu yang Hyen berikan secara baik atau belum.

“Pacar? Memangnya kau pikir aku mau dengan pria seperti itu? Lihatlah, tampangnya saja terlihat bodoh sekali” bisik Hyen sambil setengah membungkuk demi bisa menempel dengan telinga pria kecil tadi. Pria kecil itu mengikik lucu dan Kyuhyun menjambak rambut Hyen, “Kau bilang apa tadi? Tampangku bodoh?” tanya Kyuhyun dengan tatapan tajamnya. “Lepas, appo!!” pekik Hyen. Aish, sial! Pria ini selalu saja menyiksaku setiap hari! dumel Hyen dalam hati.

“Tapi katanya kau sudah mempunyai pacar, noona? Yang mana?”

“Yang pasti, bukan cowo bertampang bodoh seperti ini, pacarku Hyun Yeo, mana mungkin aku ingin berpacaran dengannya” Ia meninju bagian perut Hyun Yeo, dengan sigap, Hyun Yeo juga berbalik meninju perut Hyen yang tidak terlapisi apapun.

“Uh, pukulanmu cukup keras Hyun Yeo” Hyen memegangi perutnya. Ternyata anak ini walaupun kecil tapi bertenaga juga.

“Kau tidak mengakuiku sebagai pacarmu? Tch!”

“Aku tidak pernah mencintaimu, bodoh!”

“Lalu kenapa kau menerima lamaranku?”

“Yah, aku hanya kasian melihatmu. Pasti diluaran sana tidak ada yang mau menikah dengan namja super menyebalkan sepertimu” Hyen berbicara acuh, benar-benar terbalik dengan isi hatinya kali ini. Ia terlalu gengsi untuk mengutarakan perasaannya walaupun beberapa hari lagi mereka akan resmi menjadi suami-istri.

“Bukannya kau menerima lamaranku karena aku hanya satu-satunya pria yang mau denganmu?” Kyuhyun tertawa. Membuat Hyen kesal melihatnya dan dengan tidak tanggung-tanggung, Ia menggeplak kepala Kyuhyun.

“Appo, Hyen-ah!”

“Rasakan! Diam, jangan ketawa. Iblis kalau sudah tertawa bisa membuat takut anak-anak. Nanti muridku jadi kabur semua. Kau ingin apa disini? Aku ingin melatih! Pulang sana!” Usir Hyen pada Kyuhyun.

“Shireo! Aku ingin melihatmu”

“Ku tendang kau!” Hyen memasang kuda-kuda. Kyuhyun berjalan mendekat dan ikut memasang kuda-kuda, menirui gaya kaki Hyen dan gerakannya. Walaupun Kyuhyun tidak mengerti sama sekali dengan tehnik seperti ini, setidaknya Ia cukup cerdas untuk mengelabui musuh dan mengikuti gerakan orang lain.

Hyen bergerak maju untuk menendang Kyuhyun dan Kyuhyun meloncat mundur, sekali lagi Hyen bergerak maju untuk menendang Kyuhyun, Kyuhyun malah menarik tangan Hyen hingga mereka berdua kini terjatuh.

“AW” rintih mereka berdua. Sakit. Kyuhyun jatuh terlentang, punggungnya terlempar pada matras dengan keras, ditambah Hyen yang menindih bagian atas badannya, membuat tubuhnya merasa remuk.

Hyen diam. Kyuhyun merasakan bagaimana naik turunnya dada Hyen yang menempel pada dadanya. Ia menelan air liurnya dengan susah payah merasakan dada Hyen yang bisa menempel pada dadanya. Terasa seperti… err

Hyen segera bangkit dan menggeplak kepala Kyuhyun sekali lagi. Kyuhyun masih pasrah terlentang di atas matras sembari menutup matanya.

Jika kau tidak segera bangun, aku pasti sudah menghabisimu, Hyen. Sial! Kau membuat nafsuku membuncah! suara hati Kyuhyun.

Kyuhyun POV

Ah, Cho Kyuhyun! Apa yang kau pikirkan?

Tapi kejadian barusan itu, saat dadanya menempel di dadaku, seperti ada yang… eum, mengganjal? Sial! Benar, aku sudah tertular sifat mesumnya Eunhyuk-hyung kalau seperti ini. Kenapa nafsuku tiba-tiba membuncah dan semakin ingin menyentuhnya? Ya Tuhan, kau menciptakan wanita dengan semenggoda ini.

Sabar Cho Kyuhyun, sebentar lagi dia akan menjadi milikmu seutuhnya dan tentunya juga bisa kau sentuh seutuhnya.

Aku tertawa jahil memikirkannya, posisi tubuhku masih saja terlentang dan menutup mata. Bukankah ini posisi yang mencurigakan? Pantas saja jika Hyen menggeplak kepalaku dan bertanya apa yang terjadi denganku.

“Yak! Cho Kyuhyun, neo wae ireoni?” tanya Hyen bingung sambil memegang dahi Kyuhyun. “Kau tidak panas, tapi kau gila” Aku membuka mataku dan mendapati Hyen tengah menggeleng-gelengkan kepalanya tidak percaya.

“Jangan-jangan kau sedang memikirkan hal yang tidak-tidak ya? Kau ingin berbuat mesum denganku? Ya!!” sekali lagi bocah menyebalkan ini menggeplak kepalaku. Sudah beratus-ratus kali selama aku kenal dengannya, kepalaku menjadi sasaran pukulannya. Kalau aku terus mempertahankan untuk hidup dengannya, aku khawatir suatu saat aku tiba-tiba menjadi bodoh karena Ia terus saja menggeplak kepalaku.

“Sampai kapan kau akan memukul kepalaku? Volume otakku tidak akan berkurang walaupun kau memukul kepalaku karena aku ini cerdas sekali. Kalau kau iri dengan kecerdasanku, bilang saja. Aku bisa mengajarimu” ucapku sombong. Ia menggembungkan pipinya. Ini salah satu ciri khasnya saat Ia sedang marah, pasti pipinya akan menggembung. Pipi yang selalu ku cubit. Pipi yang mulus dan berwarna pink.

“Kau pikir aku sebodoh itu?” kesal Hyen.

“Bukan bodoh, tapi pikiranmu sekotor itu! Mana mau aku menyentuhmu. Nafsu saat melihatmu saja tidak!” ucapku berbohong sambil bangkit berdiri. Mendengar jawabanku, tentu saja membuat Hyen sedikit merasa kesal denganku. Dia berjalan menjauh dan mulai melatih murid-muridnya dengan lembut. Sudah kuduga, hanya ada 2 sifat asli bawaan dari dalam dirinya, yaitu polos dan lugu. Semua sifat galaknya, hanya buatan untuk dia menjaga dirinya sendiri. Dia cerdas, namun dia tidak bisa memanfaatkan kecerdasaannya. Tapi setelah menjadi Nyonya Cho, akan aku kenalkan bagaimana caranya hidup dengan kecerdasan yang kita punya.

Membayangkan akan hidup dengannya beberapa hari lagi, membuatku semakin tidak sabar untuk menanti hari-hari bahagiaku.

To Be Continued

Nb : SUREPRISE!!!! Aku disini sengaja ngepublish FF My Nightmare buat kalian wkwkwkwwk….

Tapi aku ga janji loh ya bakalan ngelanjutin FF Ini sampe berpart2 kaya kemaren2~ Mungkin lanjutannya hanya sekedar Ficlet2 saja, kaya yg Gimme A Baby, gimana? Padahal Ficlet Gimme A babyYou’re Jerk Cho KyuhyunThis Is Your FaultYou Have To Keep The Baby itu pas banget loh sama kelanjutan FF ini. Sayangnya aku udah ngepublish FF itu duluan😦 huhuhuhuhu. Aku jadi buntu deh buat ngelanjutin cerita ini. Hm~ Ya sudah, Tolong berikan Comment2nya yaaaa^^ Dadah~

42 responses »

  1. First kah?
    Ahahahahahah jadi penasaran gmn kalo mereka udh nikah yah bisa tiap hari pukul2an tuh😀
    Aigoo si kyu yadong deh kya eunhyuk😀

  2. Oennnn ayo cepet2 bkin terusannya penasaran sama ceritanya😀
    Haha😀
    Bangga saya akhirnya jadi orang pertama yg comment😀 kekekekeke

    • Haaaaah, otak gue mampet de-_-

      Cieeeeee yang pertama, sini-sini aku kasih bulu ketek Kyuhyun 1 helai. Mau yang warna apa? ijo? merah? ungu? kuning? atau pink?

  3. Sini oenn gw benerin otaknya biar gak mampet😀 kkkkk
    Mauuu dong bulu ketek kyu yg warna kuning😀 hahahaha

  4. Aku paling suka ff ini drpd sadness dan love is punishment :p kyaaa!! Hyen hyo sm kyuhyun romantisss bgt siih walaupun berantem mulu kyk kucing & anjing tp mereka so sweet huweee…….

  5. Astagaa.. akhir na pasangan evil mau menikah jg…
    ckck.. bakalan kacau nih dunia(?)..
    wah, jd penasaran tar pas dialtar kedua gmana ya??
    gugup ato malah berantem pl..
    jd tontonan ama para tamu undangan.. hahaha..

  6. aigoo aigooo pada sok-sokan pedahal sama” butuh .___.
    ckckck apa anak jaman sekarang pada gengsian begini *emang aku anak jaman apa -_-*
    ga mau kebanyakan ngetik comment,, cusss ke ff berikutnya :p

  7. Pasangan aneh tapi romantis. Kalo beneren kisah nyata, pasti bahagia kali hidupnya. Apalagi kalo sama bang kyuhyun nya jugak hahaha

  8. Pingback: [FICLET] My Nightmare Season II : Hotel (Part 4) « Nisa Ayu Thayalisha Hadi's

  9. Pingback: My Nightmare Season II : Hotel | FFindo

  10. aigo.. so sweet bgt kekeke..
    kya.. daebak! daebak! lucu bgt!
    scene waktu gaun pengantinnya kekecilan/bs dibling ngetat dibagian dada, trus tentang hyen hyo yg hrs pke stik game bekas kyu aja #cekek kyu wkwkwk…
    menarik bgt
    lucu dan romantisnya tetep ada
    lanjut ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s