[Blue and Red The Series] I Hate Morning – I’m Red

Standard

Blue and Red copy

Author : Nisa Ayu Thayalisha Hadi

Cast :

Boy as Blue

Girl as Red

Title : Blue and Red Tale Series – I Hate Morning

Length : Ficlet

Genre : Romance, Angst

Rating : PG-13

Disclaimer : The casts are belong to God, and this Fan Fiction is belong to me~ i own this plot ok?

Note : This is pure my imagination.

===============================================================

“Ketika semua orang terbangun di kala pagi dan mempersiapkan diri untuk jatuh cinta pada suasananya, maka aku tidak…”

“Ya Tuhan, pagi ini indah sekali…” Dulu, aku selalu melontarkan kata-kata itu, ketika aku terbangun, menghirup aroma sejuk di sekitarku, membuka jendela kamarku dan dengan begitu sinar matahari akan mengenai mukaku.. Pemandangan yang indah, sejuk penuh dengan embun dan menenangkan hati karena selalu membuat tersenyum.

Semakin lama aku mengenalnya, semakin tinggi rasa benciku pada pagi. Seolah semua kebencian ini disebabkan oleh pagi, padahal pagi hanya berlalu seperti biasanya sejak dulu, tidak pernah berubah, selalu begitu, selalu menenangkan, selalu sejuk, dan selalu menjadi dambaan setiap manusia.

Pagiku.. Maafkan aku karena mulai untuk membencimu, tapi kau adalah suatu waktu dimana aku sangat sangat merindukan biruku.. Biruku yang selalu menghilang di kala pagi. Biruku yang selalu hadir di kala aku membuka mata, memberikan sambutan selamat pagi, membuatku merasakan untuk mencintai pagi hanya sesaat. Karena setelahnya, dia menghilang..

Pagiku.. aku membencimu karena aku mulai merasakannya. Bagaimana aku sangat membutuhkannya di pagi hari sebagai supplai semangatku. Bagaimana aku sangat merindukannya setelah kita terpisah oleh panjangnya malam. Aku menginginkan tawanya di pagi hari lebih daripada aku menginginkan tawanya di waktu yang lain. Pada waktumu.. Aku selalu berharap dapat membagi mimpi indahku bersamanya.. Saling bercerita, kemudian tertawa bersama, pergi ke dalam dunia imajinasi bersama.. Tapi aku tau, semuanya terhalang oleh aktivitas. Padahal, aku sangat merindukannya diwaktumu.

Pagiku.. Kau menjadi saksi bagaimana aku selalu mengambil sejuknya udaramu dalam-dalam lewat hidungku untuk masuk ke paru-paru, kau mengerti bagaimana hatiku terus berharap, mengharapkan kehadirannya dengan sempurna di depan mataku. Bahkan kau juga menjadi saksi tetesan air mata yang terus aku curahkan pada pagi hari karena sakitnya menahan rindu pada biruku yang entah ada dimana.

Hari ini.. Aku kembali berharap. Berharap untuk kau tetap membuka matamu, tetap bernafas mengeluarkan karbon dioksida, aku mohon untuk hari ini, segera kabari aku. Aku membutuhkan kabarmu. Tetaplah bernafas biruku, ditengah kelelahanmu, ditengah rasa putus asamu, aku masih ingin merasakan bagaimana udara ini menjadi sejuk—bagiku—dengan penuh karbon dioksida yang selalu kau hembuskan. Aku membutuhkan kau untuk terus bernafas dengan tenang, menjalani hari-hariku dengan perasaan lega. Setidaknya, aku mengetahui kau masih mampu.

Sebulir air mata mengalir dengan sendirinya sembari aku membereskan kasur tidur. Menunggu benda yang berada di genggamanku untuk bergetar. Ku mohon, cepatlah bergetar.. Aku membutuhkan kabar baik darimu. Sekalipun kau memberikanku kabar buruk, setidaknya aku masih bisa bahagia, kau masih sanggup bertahan. Bukankan begitu? Kakiku semakin lemah berpijak pada bumi, terasa sakit setiap kali melangkah. Seandainya kau tahu betapa sakitnya aku di setiap pagi menanti kedatanganmu dengan perasaan gelisah.. Seandainya kau tahu betapa memohonnya aku untuk kau masih sanggup bertahan hidup di pagi ini.. Seandainya kau tahu bahwa aku membutuhkanmu di kala pagi jauh lebih banyak daripada waktu yang lainnya. Aku hanya takut, kau terlalu nyenyak terlelap, sampai-sampai kau…

Drrt drrrt..

Satu pesan masuk darinya.

Terima kasih, setidaknya pagi ini kau masih mampu untuk membuka matamu kembali..

END

Nb : Maaf ya kawan di postnya lamaaa^^ hihihi selamat membaca…..

oh iya, HAPPY NEW YEAAAR^^

17 responses »

  1. uwaaah, kegalauan di pagi hari…
    brrri ni brrti si birunya g ada ya?? pergi ke mna?? kasian bgt pagi” dah sedih pdhal pagi tu biasanya msi semangat ._.

    Q tunggu lanjutannya saaeng ^^

  2. Lhah.. Kok jadinya sedih gini ya.. Ada apa dengan si biru? Slalu Menghilang di pagi hari..
    Hhmm.. Penasaran.. Tp kok pendek sayang? Sumpah gantung.. Tp it’s ok.. Katanya orang2, cerita yg bagus tu yang akhirnya gantung, yg buat reader bs mikir dan berimaginasi ttg lanjutannya..
    Walau sebenarnya aq lbh suka akhir yg bahagia dr pd gantung. Hehe
    eh tp ini g bs dikatakan gantung juga dink.. Kan td terakhir ada suara handphone ya.. Si blue menghubungi? Hehe

  3. wah, pagi2 uda galau tapi penasaran deh si blue memangnya kemana?
    tapi setidaknya msh ad ksh sms, pertanda klo mreka msh berhubungan kan?
    btw ini msh ada lanjutanny kah?

    • Kemana yaaaa kemana hayooo :p hahahhaa
      Iya unnie, itu sms dari si blue ;)) hehehe
      pengennya sih ada unnie, tapi Nisa mau fokus nyelesain love sigh dulu deh kayanya😀 hehehe

  4. Ficlet Hyo? Okedeh, nggak papa..
    toh aku juga baru baca hari ini, wkwkwkwk..
    udah lumayan bagus sih ceritanya, tapi kok bahasanya kurang enak dibaca ya?
    kalo mau pake bahasa yang baku Hyo, mending baku semua, tapi kalo mau pake bahasa yang santai, ya santai aja..
    masih ada bahasa yang perlu diedit nih Hyo..
    +”Pagiku.. aku membencimu karena aku mulai merasakannya. Bagaimana aku sangat membutuhkannya di pagi hari sebagai supplai semangatku.” “mengharapkan kehadirannya dengan sempurna di depan mataku”
    =Kamu kan pake kata “membencimu”, ya harusnya yang kata membutuhkannya kamu ganti “membutuhkanmu”, sama aja kaya yg lain.. jadi bnyk banget loh salahnya..
    Sama ini nih…
    +”Aku membutuhkan kau untuk terus bernafas dengan tenang, menjalani hari-hariku dengan perasaan lega. Setidaknya, aku mengetahui kau masih mampu.”
    Kalo menurutku lebih enakan gini
    =”Aku membutuhkanmu untuk terus bernafas dengan tenang, supaya aku bisa menjalani hari-hariku dengan tenang. Setidaknya, aku tahu jika kamu masih mampu bernafas dan membuatku hidup tenang.” ya kira-kira gitu..

    Udah cukup ah ngajarinnya.. Nggak marah kan Hyo, tulisan kamu aku koreksi (=baca kritik)? Hehehehe..

    • Huuaaaaaa panjang banget commentnya unnie😮
      ”Pagiku.. aku membencimu karena aku mulai merasakannya. Bagaimana aku sangat membutuhkannya di pagi hari sebagai supplai semangatku.” “mengharapkan kehadirannya dengan sempurna di depan mataku” yang ini itu maksudnya “membencimu” mu-nya untuk si pagi. “membutuhkannya” nya-nya untuk si Blue gitu loh un^^ hehehe
      yang terakhir aku terima kritikannya ya unnie😉 makasih banget loh udah mau ngoreksi😀 unnie perhatian banget deh u,u
      gomawoooo unnie^^

      • kamu bales satu hari setelah aku ultah Hyen..
        ya panjang, biarin doong😛 suka suka yg komen
        aku udah rada lupa sama ceritanya.. kkkk ^^v
        Aku perhatian? Ahh.. kan emg dasarnya(?) aku orgnya baik😛

  5. Huwaaaaaa.. Dikit bgt!! Penasaraaaaaan bgt!! Huwaaaaaaa.. Sedih~
    sebenarnya ak rada bingung sih..
    Jadi si blue itu ninggalin red?
    Ato gmn? Ah, bingung~
    -____________-
    Mian chingu, ak bingung..
    Wwkwkwkwkwkk^^v

    • Iya nih, maaf ya unnie😦 soalnya kan aku ga ada waktu buat bikin ini, aku aja luang2in waktuku nih biar readers ada bacaan, tapi hasilnya malah jelek gitu ya😦
      engga ninggalin kok unnie🙂 Bluenya ya gitu deh, kalau pagi suka lupa sama si Red gara2 ketumpuk sama aktivitas dia hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s